Minggu, 23 Maret 2008
dentisia.com

Judul : Penanganan Hipertrofi Gingiva
Penulis : Dimas Cahya Saputra, SKG
Bagian : Perio
Tahun : 2007

Penanganan hipertrofi gingiva dilakukan dengan gingivektomi, scaling subgingival dan gingivoplasti. Berikut ini akan disajikan beberapa gambar mengenai jalannya operasi. Gambar-gambar ini belum lengkap dan akan segera diperbaiki segera.


Pasien (D) wanita usia 28 tahun, datang ke klinik Periodonsia RSGM Prof.Soedomo dengan keluhan gusi yang bengkak, mudah berdarah dan bernanah. Dilakukan skaling dengan kuret gracey dikombinasi dengan US Scaler. Pasien dikonsulkan kepada periodontis dan diputuskan untuk dilakukan operasi. Satu jam sebelumya pasien diberi premedikasi dengan antibiotik dan antiinflamasi.


Setelah dilakukan anestesi lokal infiltrasi (2 ampul lidocain), dilakukan eksisi pada gingiva yang hipertrofi. Sebelum dilakukan eksisi dilakukan penentuan batas eksisi dengan menggunakan pocket marker.






Setelah dilakukan eksisi tampak secara estetik dapat terkoreksi. Pada gambar dilakukan gingivoplasti dengan menggunakan electro surgery. Sebelum dilakuksn gingivoplasti dilakukan skaling subgingival yntuk memastikan kebersihan dari sisa kalkulus yang mungkin masih tersisa.


Gingivoplasti.


Setelah prosedur gingivoplasti selesai luka dibersihkan kemudian ditutup dengan coe-pack. Pasien diinstruksikan untuk tidak makan dan minum panas selama minimal 12 jam, tidak diperkenankan untuk menyentuh luka baik dengan tangan maupun dengan lidah dan obet diteruskan sampai habis kecuali analgesik. Pasien diinstruksikan untuk kontrol seminggu kemudian.



Untuk yang ingin lebih mengetahui bisa buka www.dentisia.com

Label: ,



0 Bilang deh apa yang ada di pikiran kamu
(return to the top)